Edarkan Sabu, Seorang Perempuan di Bogor Ditangkap Polisi


Partnerbhayangkara-Bogor-
Satuan Reserse Narkoba Polresta Bogor Kota berhasil menangkap seorang perempuan berinisial F (44) yang berperan ganda sebagai kurir sekaligus pengedar narkotika jenis sabu. Penangkapan dilakukan di kediaman pelaku di wilayah Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Selasa (12/5/2026). Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti seberat 1 kilogram yang rencananya akan disebarkan menggunakan modus sistem tempel.

‎ 

‎Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota, Kompol Ali Jupri, menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mengindikasikan adanya transaksi besar yang akan dilakukan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebuah sepeda motor Honda Beat telah disiapkan oleh sosok yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). Kendaraan itu ternyata sudah berisi muatan narkotika yang disimpan di dalam kotak khusus, lalu diantar dan diserahkan kepada F untuk dibawa ke rumahnya.

‎ 

‎“Motor Honda Beat itu sudah disiapkan oleh DPO lengkap dengan sabu di dalamnya, kemudian dibawa tersangka ke rumahnya. Begitu barang sampai, kami langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pengejaran hingga akhirnya berhasil mengamankan F di rumahnya,” ungkap Ali saat konferensi pers.

‎ 

‎Dari hasil interogasi, pelaku mengaku tidak baru pertama kali menjalankan aksi ini. Ia mengakui sudah tiga kali terlibat dalam pengedaran, dengan jumlah yang terus meningkat, mulai dari 10 gram, naik menjadi 3 ons, hingga pada pengiriman terakhir yang berhasil digagalkan polisi seberat 1 kilogram.

‎ 

‎Seluruh kegiatan dan transaksi tersebut diketahui berjalan di bawah perintah seorang bandar besar yang kini berstatus buron. Sosok itulah yang mengatur segalanya, termasuk memerintahkan F untuk mengambil kendaraan beserta barang haram tersebut dari kawasan Salabenda.

‎ 

‎Hingga kini, pihak kepolisian masih gencar melakukan pengejaran terhadap bandar utama yang menjadi otak peredaran ini. Penyelidikan juga terus diperdalam untuk membongkar jaringan yang lebih luas, agar peredaran narkoba di wilayah Kota Bogor dapat diputuskan sampai ke akar-akarnya.

‎(Tim)

Lebih baru Lebih lama
Home ADS 2