Partnerbhayangkara-Garut-Dana pemeliharaan di SDN 2 Indralayang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, menjadi sorotan. Hal ini menyusul kondisi fisik bangunan sekolah yang tampak kurang terawat, dengan sejumlah bagian atap dilaporkan mengalami kerusakan hingga jebol.
Saat awak media mencoba mengonfirmasi kondisi tersebut kepada Kepala Sekolah, Asep Sobiri, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Berdasarkan keterangan salah seorang guru, kepala sekolah disebut tengah menghadiri rapat di kantor Koordinator Wilayah (Korwil).
Namun demikian, setelah dilakukan penelusuran, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. Salah satu penilik di wilayah tersebut menyatakan tidak terdapat agenda rapat di kantor Korwil pada waktu yang dimaksud.
Selain itu, sikap sebagian tenaga pengajar di sekolah tersebut turut menjadi perhatian. Berdasarkan pantauan di lokasi, terdapat kesan kurang responsif terhadap kehadiran tamu, termasuk awak media. Beberapa guru terlihat tetap beraktivitas seperti biasa, di antaranya sedang beristirahat dan makan.
Sebagai informasi, pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah pada dasarnya dapat didukung melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sesuai ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, kondisi bangunan yang mengalami kerusakan memunculkan pertanyaan terkait optimalisasi penggunaan anggaran tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah terkait kondisi bangunan maupun penggunaan dana pemeliharaan. Pihak sekolah dan instansi terkait diharapkan dapat memberikan klarifikasi guna menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pendidikan.
(Rudi Sanjaya)


