Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

Andre Lado Umumkan PWMOI NTT Resmi Bentuk Empat DPC

Gambar
Partnerbhayangkara-Kota Kupang – Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Wartawan Media Online Indonesia (DPW PWMOI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) secara resmi mengumumkan hasil konsolidasi pembentukan empat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PWMOI di sejumlah kabupaten dan kota di NTT, Rabu (14/01). Hasil tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPW PWMOI Provinsi NTT, Andre Lado, S.H., saat didampingi Sekretaris PWMOI Provinsi NTT, Rusydi Maga, S.H., dalam pertemuan internal organisasi yang berlangsung di Kota Kupang. Empat DPC yang resmi terbentuk yakni DPC PWMOI Kota Kupang dengan Ketua Jailani Tong, DPC PWMOI Kabupaten Kupang yang diketuai Etmon Oba, S.H., DPC PWMOI Kabupaten Sabu Raijua dengan Ketua Aprison Haga, serta DPC PWMOI Kabupaten Lembata yang dipimpin oleh Karni Liliwana. Andre Lado, mengatakan bahwa pembentukan keempat DPC ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi PWMOI di tingkat daerah sekaligus memperluas jangkauan peran pers online di NTT. “Dengan...

Andre Lado dan Rusdy Maga Nahkodai PWMOI NTT, Siap Bangun Kekuatan Pers Terbesar

Gambar
Partnernhayangkara-Kupang – Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) diprediksi akan jadi terdepan dan terkuat di Provinsi NTT setelah dua tokoh pers berpengaruh, yakni Andre Lado, S.H. dan Rusdy Maga, S.H. menyatakan siap bangun organisasi profesi tersebut, Pada Senin, (12/01/2026). Bersatunya kedua mantan jurnalis senior ini, diyakini akan membawa PWMOI sebagai satu-satunya organisasi profesi yang akan tumbuh pesat dan menjadi kekuatan pers digital terbesar di wilayah timur Indonesia. Andre Lado dan Rusdy Maga bukanlah nama baru dalam dunia jurnalistik di NTT sebab keduanya telah dikenal luas sebagai arsitek utama di balik kebesaran Media Online Indonesia (MOI) Provinsi NTT. Seperti diketahui bahwa Andre Lado saat ini masih menjabat sebagai Sekretaris DPW MOI Provinsi NTT, sementara Rusdy Maga sebagai Wakil Ketua I DPW MOI Provinsi NTT, yang memiliki peran signifikan dalam penguasaan ratusan media serta mampu mengorganisir seluruh wartawan Media Online Indonesia di Provins...

Sahara Apresiasi Polres Malang Kota atas Penetapan Tersangka Yai Mim ‎

Gambar
Partnerbhayangkara-Malang- Kuasa hukum Sahara mengapresiasi langkah Satreskrim Polresta Malang Kota yang menetapkan Yai Mim sebagai tersangka. Penetapan tersangka Imam Muslimin alias Yai Mim dilakukan setelah penyidik menggelar perkara pada Selasa (6/1/2026).  ‎ ‎Kasus ini melibatkan dugaan tindak pidana pornografi serta pelecehan seksual yang dilaporkan pihak Sahara. Pihak pelapor mendesak agar penyidik segera melakukan penahanan terhadap eks dosen UIN Malang tersebut. ‎ ‎Secara hukum, penahanan sangat memungkinkan karena ancaman pidana yang menjerat tersangka di atas lima tahun. Zaki menilai proses hukum kini telah berjalan pada jalur yang tepat sesuai dengan laporan kliennya. Meski berharap ada penahanan, pihak pelapor menyerahkan sepenuhnya keputusan teknis tersebut kepada wewenang penyidik. ‎ ‎(Tim)

PENGUSAHA MADAS NUSANTARA AJUKAN PENAWARAN RP.1,3 MILYAR PEMBONGKARAN MONOREL KE GUBERNUR DKI JAKARTA

Gambar
Partnerbhayangkara-Jakarta - Pengusaha Madura anggota Ormas Madas Nusantara mengajukan penawaran untuk melakukan pembongkaran Monorel ke Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung senilai Rp.1.300.000.000  dengan catatan seluruh biaya mobilisasi, alat berat, tenaga kerja serta seluruh proses pembongkaran jadi tanggungjawab perusahaan. "Kalau ditanya ada biaya pembongkaran sebesar Rp.100 milyar, Madas Nusantara tidak tahu. Kami justru mau ikut membantu Gubernur DKI Jakarta membongkar Monorel dan hasil besi-besinya, kami beli," tegas Ketua Umum Madas Nusantara, KRH.HM.Jusuf Rizal,SH kepada media di Jakarta.  Pernyataan tersebut disampaikan Jusuf Rizal, pria berdarah Madura yang juga Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) kepada wartawan setelah mengomentari postingan di group What App (WA) sejumlah aktivis DKI Jakarta tentang pembongkaran Monorel di beberaoa ruas jalan dengan biaya Rp.100 milyar.  Besarnya biaya pembongkaran itu sontak memperoleh berbagai komentar. Sebab ang...

Pemerintah Tengah Pertimbangan Polisi Pakai Bodycam ‎

Gambar
Partnerbhayangkara-‎Jakarta- Pemerintah tengah mengkaji aturan agar polisi memakai body camera atau kamera badan saat bertugas. ‎ ‎Langkah ini menyusul berlakunya UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP, yang sudah mewajibkan penggunaan kamera pengawas dalam proses pemeriksaan. ‎ ‎Denga tujuannya untuk meningkatkan transparansi, mencegah intimidasi, dan memperkuat akuntabilitas penegakan hukum.  ‎ ‎Aturan turunan masih dibahas, namun wacana ini dinilai penting demi perlindungan hak masyarakat dan profesionalisme aparat. ‎ ‎ ‎(TIM)

Lima Poin Kenapa Madas Nusantara Proses Hukum Indosiar, Host dan Dewan Juri Dangdut Academy (DA) 7

Gambar
Partnerbhayangkara-Jakarta - Kasus Dangdut Academy (DA) 7 Indosiar masih terus bergulir. Ormas Madas Nusantara terus mengkririsi program acara TV Indosiar itu, karena menemukan 5 (lima) poin dugaan pelanggaran, namun diabaikan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) "Madas Nusantara terus mempersiapkan data untuk pelaporan ke APH (Aparat Penegak Hukum) atas dugaan pelanggaran yang dilakukan para pihak di DA7 yang tidak hanya melanggar hukum, tapi juga merugikan masyarakat," tegas Ketua Umum Madas Nusantara, KRH.HM.Jusuf Rizal,SH kepada media di Jakarta Menurut, pria aktivis penggiat anti korupsi, Relawan Prabowo Subianto itu, sedikitnya ada 5 (lima) poin kenapa Indosiar dan pelaksana DA7 dapat di proses hukum. Pelaksanaan DA7 yang dihujat banyak pihak, mulai musisi, penyanyi hingga masyarakat mekakukan banyak pelanggaran. Sesungguhnya, lanjut Jusuf Rizal, Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu, masalah ini sederhana tidak perlu sampai keranah hukum jika KPI tidak mandul da...

‎Akta Palsu, Dana Digondol, Dirut “Dilengserkan” : Skandal Agen Elpiji 3 Kg di Sumut Seret Nama Oknum Notaris dan Tersangka Polrestabes Medan, Minta Pertamina Turun Tangan

Gambar
‎Partnerbhayangkara-Medan — Distribusi elpiji 3 kilogram di Sumatera Utara kembali menjadi perhatian publik. Seorang Direktur Utama agen elpiji 3 Kg sekaligus pengelola SPBU, Ayu Berahmana, melaporkan dugaan pemalsuan akta otentik, penggunaan akta yang dipersoalkan keabsahannya, serta dugaan penggelapan dalam jabatan ke pihak kepolisian. Perkara tersebut kini telah memasuki tahap penetapan tersangka oleh penyidik Polrestabes Medan. ‎ ‎Perkara ini disebut tidak sekadar menyangkut persoalan internal perusahaan. Pihak pelapor menilai dugaan pelanggaran hukum tersebut berpotensi berdampak pada tata kelola distribusi elpiji subsidi, yang merupakan komoditas strategis bagi masyarakat. ‎ ‎Dalam proses hukum yang berjalan, laporan tersebut juga menyebut keterlibatan sejumlah pihak, termasuk oknum notaris, yang saat ini masih dalam pendalaman aparat penegak hukum. ‎ ‎Tiga Orang Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka ‎ ‎Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Polrestab...

Miris, Ketua KPI Ubaidillah Diduga Terima Upeti Dari Indosiar Terkait Pelanggaran Dangdut Academy (DA) 7

Gambar
Partnerbhayangkara-Jakarta - Dugaan Pelanggaran program acara Dangdut Academy (DA) 7 Indosiar terus bergulir. Ormas Madas Nusantara menduga Ketua KPI (Komisi Penyiaran Indonesia), Ubaidillah terima upeti dari Indosiar, sehingga tidak kritis menyikapi program acara DA7 yang viral dan menjadi sorotan berbagai pihak. "Kami heran kenapa KPI tidak kritis, padahal atas keluhan masyarakat sudah dilaporkan Ketum LSO Madas Nusantara Muda (NMN), Abdul Kholiq, 17 Desember 2025. Namun tanggal 24 Desember 2024 jawaban KPI, Indosiar tidak disanksi. Artinya menurut KPI, tayangan DA7 tidak ada yang dilanggar," tegas Ketua Umum Madas Musantara, KRH.HM.Jusuf Rizal,SH kepada media di Jakarta.  Surat jawaban KPI juga aneh, sebab tidak menyebutkan alasan Indosiar tidak disanksi, padahal tayangan program DA7 banyak jadi sorotan masyarakat di media sosial, serta mengkritik habis Indosiar. Bahkan sejumlah Eks Dewan Juri DA Indosiar seperti Saiful Jamil mencemooh Dewan Juri. Atas sikap Manajemen Indo...

‎Pangdam I/BB Terima Kunjungan Wartawan, Apresiasi Peran Pers sebagai Mitra Strategis TNI AD

Gambar
Partnerbhayangkara-Medan- Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Mayjen TNI Hendy Antariksa menerima kunjungan silaturrahmi wartawan yang tergabung dalam Grup PERS TNI SOLID, di ruang kerja Pangdam lantai II Markas Kodam I/BB, Jalan Medan–Binjai, Senin (05/01/2025). ‎ ‎Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keterbukaan. ‎ ‎Kepala Penerangan Kodam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap bersama AVID wartawan pewarta.co dalam kegiatan silaturrahmi wartawan ke Pangdam I/BB.(ist) ‎ ‎Pangdam I/BB menyampaikan apresiasi atas peran insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis TNI AD, khususnya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan berimbang. ‎ ‎Menanggapi pertanyaan pimpinan rombongan terkait keterlibatan langsung Pangdam di lokasi terdampak bencana, Pangdam menegaskan bahwa kehadirannya bukan untuk mencari popularitas, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kemanusiaan. ‎ ‎“Kalau saya katakan senang, it...

Jangan Takut! Rekam, Foto dan Laporkan Oknum Nakal

Gambar
Partnerbhayangkara-‎ Pernah jadi korban pungli atau lihat anggota Polri yang nyimpang? Jangan diam aja! Saatnya kita berani bersuara demi Polri yang lebih baik. ‎ ‎Propam Polri sekarang mempermudah lapor dengan sistem Cepat, Mudah, dan Transparan. Cukup ikuti 3 langkah praktis ini: ‎ ‎1. Akses & Verifikasi: Scan QR Code atau buka yanduan.propam.polri.go.id, lalu validasi pakai NIK. ‎2. Isi Laporan & Bukti: Ceritakan kronologi kejadian dan jangan lupa unggah bukti dukung kayak foto atau video oknum tersebut. ‎3. Pantau: Simpan "Nomor Pengaduan" atau kode tiket kamu buat pantau progres penanganan kasus secara berkala. ‎ ‎Satu laporan kamu sangat berarti buat bersihin institusi dari oknum yang merusak citra Polri. Mari awasi bareng! ‎(Red) 

Maraknya Peredaran Obat Terlarang di Garut Selatan Jadi Ancaman Serius Generasi Muda

Gambar
Partnerbhayangkara-Garut- Maraknya peredaran obat terlarang di wilayah Garut Selatan (Garsel) menjadi ancaman serius bagi keamanan, stabilitas ekonomi, serta masa depan generasi muda Indonesia. Aktivitas ilegal ini dinilai semakin mengkhawatirkan karena berlangsung secara terbuka di sejumlah kawasan. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa transaksi obat terlarang di beberapa wilayah Garut Selatan dilakukan secara terang-terangan. Ia juga menduga adanya oknum tertentu yang membekingi praktik tersebut. “Kalau mau diberantas memang sulit, karena diduga sudah saling tahu. Ketika ada aparat yang hendak menindak, informasinya cepat bocor,” ujar warga tersebut. Data dan Fakta Terkini Secara nasional, peredaran narkoba masih menjadi persoalan besar. Sepanjang tahun 2025 hingga Desember, Polri mencatat telah mengungkap 48.592 kasus tindak pidana narkoba, dengan 64.055 orang tersangka diamankan. Dari pengungkapan tersebut, aparat juga menyita barang bukti narkoba dalam ...